Peringatan Risiko: Trading melibatkan risiko besar. Modal Anda terpapar risiko. FT Global Ltd diregulasi oleh IFSC.
Peringatan Risiko: Trading melibatkan risiko besar. Modal Anda terpapar risiko. FT Global Ltd diregulasi oleh IFSC.

Pernyataan Dan Pengungkapan Risiko

1. Peringatan Risiko

Calon pelanggan harus belajar tentang peringatan risiko ini dengan hati-hati. Perlu dicatat bahwa kami tidak mengeksplorasi atau menjelaskan semua risiko yang terlibat di dalam Instrumen-instrumen Keuangan. Sebagai contoh, di dokumen ini tidak menjelaskan risiko yang berkaitan dengan instrumen-instrumen keuangan derivatif, seperti CFD. Kami menguraikan sifat umum dari risiko yang terlibat di Instrumen-instrumen Keuangan berdasarkan kondisi sesungguhnya dan tidak menyesatkan.

Secara khusus, Contracts for Difference ('CFD') adalah produk keuangan yang kompleks dan tidak cocok untuk semua investor. CFD, adalah produk leverage yang akan jatuh tempo ketika Anda memilih untuk menutup posisi terbuka yang ada. Dengan berinvestasi di CFD, Anda menganggap tingkat resiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya semua modal yang diinvestasikan.

Jika pelanggan tidak mengetahui dan memahami sepenuhnya tentang risiko yang terlibat di dalam setiap Instrumen Keuangan, maka sebaiknya mereka tidak melakukan aktivitas trading apa pun. ForexTime (FXTM) tidak akan menyediakan kepada pelanggan-pelanggannya saran investasi yang berhubungan dengan investasi, kemungkinan pertransaksian di dalam investasi, atau Instrumen-instrumen Keuangan, kami tidak juga memberikan rekomendasi investasi. Pelanggan harus mempertimbangkan Instrumen keuangan yang cocok untuk mereka sesuai dengan status dan tujuan keuangan sebelum membuka akun dengan ForexTime (FXTM). Jika pelanggan belum mengerti risiko yang terlibat di dalam trading Instrumen Keuangan, maka mereka harus berkonsultasi dengan penasehat keuangan independen. Jika pelanggan masih belum mengerti risiko tersebut setelah berkonsultasi dengan penasehat keuangan independen, maka mereka harus menahan diri dari perdagangan sama sekali. Pembelian dan penjualan Instrumen-instrumen Keuangan memiliki risiko kerugian dan kerusakan yang signifikan, dan setiap pelanggan harus mengerti bahwa nilai investasi dapat naik dan turun, pelanggan bertanggung jawab untuk semua kerugian dan kerusakan, yang dapat berakibat pada modal yang diinvestasikan ketika mereka telah membuat keputusan bertransaksi.

2. Pernyataan

Risiko Teknis
  1. Pelanggan bertanggung jawab atas risiko kerugian keuangan yang disebabkan oleh kegagalan informasi, komunikasi, sistem elektronik dan yang lainnya. Hasil dari kegagalan sistem bisa jadi order miliknya tidak tereksekusi menurut instruksinya atau sama sekali tidak tereksekusi. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas kasus seperti kegagalan tersebut.
  2. Saat trading melalui Terminal Pelanggan, Pelanggan bertanggung jawab atas risiko kerugian keuangan yang disebabkan oleh:
    • (a) kegagalan, kerusakan atau kesalahan dari perangkat lunak atau keras milik Pelanggan atau Perusahaan;
    • (b) lemahnya koneksi internet baik di sisi Pelanggan atau Perusahaan atau keduanya, atau gangguan atau pemadaman transmisi atau kegagalan jaringan listrik umum atau serangan hacker, kelebihan koneksi;
    • (c) kesalahan pengaturan di Terminal Pelanggan;
    • (d) pembaruan Terminal Pelanggan yang tertunda;
    • (e) Pelanggan mengabaikan peraturan-peraturan yang berlaku, yang dijelaskan di dalam manual Terminal Pelanggan dan di Situs Perusahaan.
  3. Pelanggan mengakui bahwa saat terjadi dealing yang berlebihan, Pelanggan mungkin memiliki kesulitan untuk menghubungi Dealer melalui telepon, terutama di saat Fast Market (contoh saat indikator makroekonomi utama dirilis).
Kondisi Pasar Tidak Normal
  1. Pelanggan mengakui bahwa di periode Konsisi Pasar Tidak Normal (Abnormal Market Conditions), Instruksi dan Permohonan mungkin dapat dieksekusi lebih lama.
Platform Perdagangan
  1. Pelanggan mengakui bahwa hanya satu Permohonan atau Instruksi yang diperbolehkan di dalam antrian (queue) pada saat bersamaan. Setelah Pelanggan mengirimkan sebuah Permohonan atau Instruksi, maka Permohonan atau Instruksi selanjutnya yang dikirimkan oleh Pelanggan akan diabaikan dan pesan "Order is locked" akan muncuk sampai Permohonan atau Instruksi pertama dieksekusi.
  2. Pelanggan mengakui bahwa satu-satunya sumber informasi Aliran Quote (Quotes Flow) yang dapat diandalkan adalah Server's Quotes Base live. Quotes Base di Terminal Pelanggan merupakan sumber informasi Aliran Quote yang tidak dapat diandalkan, karena koneksi antara Terminal Pelanggan dan Server dapat terganggu dalam beberapa point dan beberapa Quote mungkin tidak sampai ke Terminal Pelanggan.
  3. Pelanggan mengakui bahwa jika pelanggan menutup jendela untuk menempatkan/memodifikasi/menghapus order atau jendela untuk membuka/menutup posisi, Instruksi atau Permohonan, yang telah terkirim ke server, maka tidak dapat dibatalkan.
  4. Jika dalam suatu kasus, Pelanggan tidak mendapatkan hasil dari eksekusi pengiriman Instruksi sebelumnya dan memutuskan untuk mengulang kembali Instruksi tersebut, maka Pelanggan akan menerima risiko untuk membuka dua Transaksi, bukannya satu, akan tetapi Pelanggan mungkin menerima sebuah pesan "Order is locked" seperti yang disebutkan pada butir 2.5.
  5. Pelanggan mengakui jika Pending Order dieksekusi bersamaan dengan pengiriman Instruksi untuk memodifikasi level-levelnya oleh Pelanggan, maka Instruksi yang akan dieksekusi adalah Instruksi untuk memodifikasi level Stop Loss dan/atau Take Profit pada posisi terbuka ketika Pending Order tereksekusi.
Komunikasi
  1. Pelanggan harus menerima risiko kerugian keuangan yang mungkin terjadi, yang disebabkan oleh kenyataan bahwa Pelanggan menerima pemberitahuan dari Perusahaan dengan terlambat atau tidak menerima sama sekali.
  2. Pelanggan mengakui bahwa informasi tidak terenkripsi yang dikirimkan melalui email tidak terlindungi dari akses yang tidak berwenang.
  3. Pelanggan sepenuhnya bertanggung jawab atas risiko yang berhubungan dengan tidak terkirimnya pesan email internal di platform perdagangan yang dikirimkan oleh Perusahaan kepada pelanggan, karena pesan ini dihapus secara otomatis dalam waktu tiga hari.
  4. Pelanggan sepenuhnya bertanggung jawab atas kerahasiaan informasi yang diterima dari Perusahaan dan menerima risiko kerugian keuangan yang disebabkan oleh akses orang yang tidak berwenang ke Akun Trading Pelanggan.
  5. Perusahaan tidak bertanggung jawab jika orang ketiga yang berwenang/tidak berwenang memilliki akses ke informasi, termasuk alamat elektronik, komunikasi elektronik dan data pribadi, akses data ketika data di atas dikirimkan antara Perusahaan atau pihak lain, menggunakan internet atau fasilitas jaringan komunikasi lainnya, telepon atau sarana elektronik lainnya.
Peristiwa Keadaan Memaksa (Force Majeure)
  1. Dalam kasus Peristiwa Keadaan Memaksa (Force Majeure), Pelanggan akan menerima risiko kerugian keuangan.

3. Pemberitahuan Peringatan Risiko untuk Produk Valuta Asing dan Derivatif

  1. Pemberitahuan ini tidak mencakup semua risiko dan aspek penting lainnya di pertukaran valuta asing dan produk-produk derivatif seperti produk berjangka (futures), opsi (options), dan Contracts for Differences. Anda tidak harus bertransaksi di produk-produk tersebut, kecuali jik Anda sudah memahami sifat dan dampak risikonya. Anda juga harus yakin bahwa produk-produk tersebut cocok dengan kondisi dan keadaan keuangan Anda. Dalam kondisi tertentu, seperti posisi "spread" dan "straddle", mungkin dapat berisiko seperti halnya posisi Long atau Short.

    Meskipun forex dan instrumen-instrumen derivatif dapat digunakan untuk pengelolaan risiko investasi, beberapa produk tersebut tidak cocok bagi banyak investor. Anda tidak harus terlibat di dalam pertransaksian langsung atau tidak langsung di produk-produk derivatif, kecuali jika Anda mengetahui dan mengerti risiko yang terlibat di dalamnya, serta kemungkinan kehilangan semua modal Anda. Instrumen-instrumen yang berbeda memiliki tingkat eksposur risiko yang berbeda-beda dan saat memutuskan untuk trading di instrumen-instrumen tersebut, Anda harus mengetahui beberapa hal berikut:

Efek Leverage
  1. Dalam kondisi trading menggunakan Margin, pergerakan pasar sekecil apa pun memiliki dampak yang besar kepada Akun Trading Pelangangan. Sangat penting untuk dicatat bahwa semua akun ditraksaksikan di bawah efek Leverage. Pelanggan harus mempertimbangkan bahwa jika pasar bergerak melawan Pelanggan, maka Pelanggan dapat mengalami total kerugian lebih besar dari pada dana yang telah disetorkan. Pelanggan bertanggung jawab atas seluruh risiko, sumber keuangan yang digunakan Pelanggan dan pemilihan strategi perdagangan.

    Sangat direkomendasikan untuk mempertahankan Margin Level (perbandingan Ekuitas dengan Persyaratan Margin, yang dihitung menggunakan rumus berikut: Ekuitas / Persyaratan Margin * 100%) tidak kurang dari 1.000%. Selain itu, direkomendasikan juga untuk menempatkan Stop Loss untuk membatasi potensi kerugian, dan Take Profit untuk mendapatkan profit, jika Pelanggan tidak dapat mengelola Posisi-posisi Terbuka miliknya.

    Pelanggan bertanggung jawab atas semua kerugian keuangan yang disebabkan oleh pembukaan posisi menggunakan Margin Bebas yang berlebih di Akun Trading, yang diperoleh dari hasil posisi yang menguntungkan (dibatalkan oleh Perusahaan setelah itu), yang dibuka pada Error Quote (Spike) atau pada Quote yang diterima sebagai hasil dari Manifest Error.

Instrumen Bervolatilitas Tinggi
  1. Beberapa instrumen ditransaksikan dalam rentang harian dengan pergerakan harga yang bervolatilitas tinggi. Oleh karena itu, Pelanggan harus menyadari bahwa terdapat risiko kerugian dan keuntungan yang tinggi. Harga instrumen-instrumen keuangan Derivatif berasal dari harga aset acuan (underlying asset), di mana instrumen tersebut mengacu (misalnya mata uang, stock, metal, indeks, dan lain-lain). Instrumen-instrumen keuangan Derivatif dan pasar terkait dapat memiliki volatilitas yang tinggi. Harga instrumen-instrumen dan aset acuan dapat berfluktuasi dengan cepat dan dalam kisaran yang luas dan dapat menyebabkan kejadian atau perubahan kondisi yang tidak terduga, yang satu pun tidak dapat dikontrol oleh Pelanggan atau Perusahaan. Dalam kondisi pasar tertentu, mungkin mustahil untuk mengeksekusi order Pelanggan pada harga yang ditampilkan dan menyebabkan kerugian. Harga instrumen-instrumen dan aset acuan akan dipengaruhi oleh, antara lain, perubahan hubungan penawaran dan permintaan, pemerintah, pertanian, program dan kebijakan perdagangan dan komersial, peristiwa politik dan ekonomi nasional dan internasional dan karakteristik psikologis yang berlaku di pasar. Oleh karena itu, order Stop Loss tidak dapat menjamin batas kerugian.

    Pelanggan mengakui dan menerima bahwa terlepas dari informasi yang ditawarkan oleh Perusahaan, nilai instrumen-instrumen dapat berfluktuasi ke atas atau ke bawah, bahkan terdapat kemungkinan investasi dapat menjadi tidak bernilai. Hal ini disebabkan oleh sistem margin yang berlaku di pertransaksian tersebut, pada umumnya mengakibatkan perbandingan deposito dan margin dalam hal nilai kontrak secara keseluruhan, sehingga pergerakan yang relatif kecil di pasar acuan dapat memiliki efek yang tidak proporsional di pertransaksian Pelanggan. Jika pergerakan pasar acuan mendukung Pelanggan, maka Pelanggan dapat memperoleh profit yang besar, tetapi sedikit pergerakan pasar yang merugikan tidak hanya dapat dengan cepat menyebabkan hilangnya seluruh dana Pelanggan, tetapi dapat mengekspos kerugian tambahan yang besar bagi Pelanggan.

Likuiditas
  1. Beberapa aset acuan mungkin tidak dapat dicairkan dengan cepat dan mengakibatkan penurunan permintaan terhadap aset acuan tersebut, dan Pelanggan tidak dapat memperoleh informasi tentang nilai atau tingkat risiko terkait.
Kontrak Berjangka
  1. Pertransaksian di produk berjangka (futures) melibatkan kewajiban untuk membuat, atau mengambil, pengiriman kontrak aset acuan di masa mendatang, atau di beberapa kasus untuk melunasi posisi dengan uang tunai. Hal ini membawa risiko tinggi. Gearing atau leverage, yang sering disebutkan dalam pertransaksian produk berjangka, merupakan dengan modal atau pembayaran kecil dapat menyebabkan kerugian dan keuntungan yang besar. Hal ini juga berarti pergerakan yang relatif kecil dapat menyebabkan pergerakan proporsional yang lebih besar di nilai investasi Anda, dan ini dapat bekerja untuk Anda serta melawan Anda. Pertransaksian produk berjangka memiliki kewajiban yang mengikat, dan Anda harus menyadari implikasi dari hal ini, khususnya persyaratan margin yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Opsi
  1. Ada berbagai jenis opsi (options) dengan karakteristik berbeda yang sesuai dengan kondisi berikut.

    Opsi Beli:

    Opsi beli (buying options) memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan opsi jual (selling options), hal ini dikarenakan jika harga aset acuan bergerak melawan Anda, maka Anda dapat membiarkan opsi tersebut terjatuh. Kerugian maksimum terbatas pada premi, ditambah komisi atau biaya transaksi lainnya. Namun, jika opsi beli pada kontrak berjangka dan Anda kemudian memanfaatkan opsi tersebut, maka Anda akan mendapatkan kontrak berjangka. Ini akan menyebabkan risiko yang telah dijelaskan pada kontrak berjangka dan kewajiban kontijensi transaksi-transaksi investasi.

    Opsi Tulisan:

    Jika Anda melakukan write on option (opsi jual), risiko yang terlibat jauh lebih besar dari pada opsi beli. Anda mungkn akan bertangsung jawab atas margin untuk mempertahankan posisi-posisi Anda dan kerugian dapat lebih besar dari pada premi yang diterima. Dengan melakukan opsi jual, Anda akan menerima kewajiban untuk membeli atau menjual aset acuan, jika opsi bergerak melawan Anda, namun jika harga di pasar telah jauh bergerak dari harga pelaksanaan. Jika Anda telah memiliki aset acuan yang telah dikontrak untuk dijual (ketika opsi telah diketahui dapat menutupi opsi sell), risiko akan berkurang. Jika Anda tidak memiliki aset acuan (opsi jual tidak dapat menutupi), maka dapat menyebabkan risiko yang tidak terbatas. Orang-orang berpengalaman harus merenungkan opsi jual yang tidak tertutupi, dan hanya setelah mengetahui secara lengkap tentang kondisi dan potensial risiko yang ada.

Contracts for Differences
  1. CFD, yang tersedia untuk dipertransaksikan dengan Perusahaan, merupakan transaksi spot non-deliverable (tanpa penyerahan), yang memberikan peluang untuk membuat profit pada perubahan kurs mata uang, komoditas, indeks pasar saham atau harga saham yang disebut instrumen acuan (underlying instrument). Jika pergerakan instrumen acuan mendukung Pelanggan, maka Pelanggan dapat memperoleh profit yang besar, tetapi sedikit pergerakan pasar yang merugikan tidak hanya dapat dengan cepat menyebabkan hilangnya seluruh dana Pelanggan, tetapi juga terdapat komisi tambahan dan biaya-biaya lain. Jadi, Pelanggan tidak diharuskan untuk bertransaksi CFD, kecuali jika dia bersedia untuk menerima risiko kerugian dari seluruh uangnya yang telah diinvestasikan dan juga komisi tambahan dan biaya-biaya lain.

    Berinvestasi di Contracts for Differences membawa risiko serupa seperti halnya berinvestasi di produk berjangka (futures) atau opsi (option), dan Anda harus mengerti hal ini seperti yang telah dijelaskan di atas. Pertransaksian Contracts for Differences juga memiliki kewajiban kontijensi dan Anda harus menyadari implikasi dari hal tersebut seperti yang telah dijelaskan di bawah.

Pertransaksian Off-exchange Derivatif
  1. CFD, forex dan metal berharga merupakan pertransaksian off-exchange. Ketika beberapa pasar off-exchange sangat likuid, pertransaksian di off-exchange atau off-exchange derivatives (derivatif yang tidak dapat dipindahtangankan) akan menyebabkan risiko yang lebih besar dari pada investasi di on-exchange derivatives (derivatif yang dapat dipindahtangankan) , karena di pasar tersebut tidak ada pertransaksian untuk menutup Posisi Terbuka. Oleh sebab itu, mungkin tidak dapat melikuidasi posisi yang ada, mengakses nilai dari posisi yang timbul akibat pertransaksian off-exchange atau mengakses dampak dari risiko. Harga Bid dan Ask perlu dicatat, dan di mana pun harga tersebut berada, dealer akan menentukan harga di instrumen-instrumen tersebut dan mungkin akan sulit untuk menetapkan harga yang sesuai.

    Sehubungan dengan pertransaksian CFD, forex dan metal berharga dengan Perusahaan, Perusahaan menggunakan platform perdagangan untuk pertransaksian CFD yang tidak termasuk di dalam definisi dari pertukaran karena hal ini bukan "Multilateral Trading Facility" (fasilitas trading multilateral) dan tidak memiliki perlindungan yang sama.

Pasar Mata Uang Asing
  1. Pasar asing mempunyai berbagai risiko. Pasar mata uang asing akan mengakibatkan risiko yang berbeda di pasar Siprus. Dalam beberapa kasus, risiko ini dapat menjadi lebih besar. Berdasarkan permintaan, Perusahaan harus memberikan penjelasan tentang risiko dan perlindungan yang relevan (jika ada) yang dapat beroperasi di pasar mata uang apa pun, termasuk sejauh mana ruang lingkup kewajiban atas setiap kegagalan di perusahaan asing yang terlibat di pertransaksian tersebut. Potensi keuntungan atau kerugian dari pertransaksian di pasar mata uang asing atau kontrak berdenominasi mata uang asing akan dipengaruhi oleh fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing.
Kewajiban Kontijensi Transaksi-Transaksi Investasi
  1. Kewajiban kontijensi (contingent liability) transaksi-transaksi investasi, yang menggunakan margin, mengharuskan Anda untuk melakukan serangkaian pembayaran terhadap harga pembelian, atau membayar penuh seluruh harga pembelian secara langsung. Persyaratan margin bergantung pada aset acuan (underlying asset) di instrumen tersebut. Persyaratan margin dapat ditentukan atau dihitung dari harga aset acuan (underlying asset) saat ini, dan dapat ditemukan di situs Perusahaan.

    Jika Anda bertransaksi di kontrak berjangka, Contracts for Differences atau opsi jual (sell options), Anda mungkin akan mengalami kerugian dari dana yang telah Anda setorkan untuk membuka atau mempertahankan posisi. Jika posisi bergerak melawan Anda, Anda mungkin diminta untuk membayar biaya tambahan yang cukup besar dalam waktu singkat untuk mempertahankan posisi. Jika Anda tidak melakukannya pada waktu yang diperlukan, maka posisi Anda mungkin akan dilikuidasipada kondisi rugi dan Anda akan bertanggung jawab atas defisit yang terjadi. Perlu dicatat, Perusahaan tidak berkewajiban untuk memberitahukan Pelanggan utuk setiap Margin Call yang mempertahankan posisi yang merugi.

    Bahkan walaupun transaksi tidak menggunakan margin, pertransaksian tersebut mungkin masih memiliki kewajiban pembayaran lanjutan, dalam situasi tertentu dapat lebih besar atau lebih kecil dari jumlah yang perlu dibayarkan ketika Anda memasuki kontrak.

    Kewajiban kontijensi (contingent liability) transaksi-transaksi investasi yang tidak ditransaksikan atau di bawah aturan pertukaran investasi yang diakui atau ditunjuk dapat menyebabkan risiko substansial lebih besar.

Jaminan
  1. Jika Anda mendepositokan jaminan sebagai sekuritas dengan Perusahaan, maka jaminan tersebut akan diperlakukan secara bervariasi sesuai dengan tipe transaksi dan di mana jaminan tersebut ditransaksikan. Mungkin ada perbedaan yang sangat signifikan dalam perlakuan jaminan Anda bergantung pada apa pun yang Anda transaksikan di bursa investasi yang diakui atau ditunjuk, dengan aturan bahwa bursa tersebut (dan clearing house terkait) menerapkan, atau mentransaksikan off-exchange. Mendepositokan jaminan mungkin dapat kehilangan identitasnya sebagai properti Anda setelah transaksi atas nama Anda dilakukan. Walaupun jika pertransaksian Anda mengalami keuntungan, Anda mungkin tidak mendapatkan kembali aset yang sama seperti yang telah didepositokan, dan mungkin harus menerima pembayaran secara tunai. Anda harus memastikan dari perusahaan Anda, bagaimana jaminan Anda akan ditandatangani.
Komisi dan Biaya
  1. Sebelum memulai pertransaksian, Anda perlu mengetahui semua komisi dan biaya lainnya yang mungkin terlibat dan akan dibebankan kepada Anda. Jika ada biaya apa pun yang tidak dinyatakan dalam instilah moneter (tetapi, sebagai contoh, persentase nilai kontrak), Anda harus memastikan bahwa Anda memahami sepenuhnya nilai moneter dari biaya tersebut.
  2. Setiap pertransaksian Pelanggan di Instrumen Finansial termasuk instrumen derivatif, selalu terdapat risiko yang mungkin dapat atau menjadi subjek perpajakan dan/atau kewajiban lainnya, sebagai contoh terjadi perubahan perundang-undangan atau keadaan di dalamnya. Perusahaan tidak menjamin bahwa tidak ada pajak dan/atau kewajiban materai lainnya yang harus dibayarkan. Pelanggan bertanggung jawab atas setiap pajak dan/atau kewajiban lain yang mungkin berhubungan dengan pertransaksiannya.
Suspensi Trading
  1. Dalam kondisi perdagangan tertentu, mungkin akan sulit atau tidak mungkin melikuidasi sebuah posisi. Hal ini dapat terjadi, misalnya, pada saat pergerakan harga yang sangat cepat jika harga naik atau turun dalam salah satu sesi perdagangan, sedemikian rupa hingga peraturan pertransaksian mata uang asing yang relevan dapat ditangguhkan atau dibatasi. Penempatan Stop Loss tidak akan selalu membatasi kerugian Anda di harga yang dimaksud, karena kondisi pasar tidak memungkinkan pengeksekusian Order di harga yang telah ditetapkan. Selain itu, dalam kondisi pasar tertentu, pengeksekusian Order Stop Loss mungkin akan bernilai lebih buruk dibandingkan harga yang sudah ditetapkan dan kerugian mungkin akan lebih besar dari pada yang diharapkan.
Clearing House Protections (Lembaga Proteksi Kliring)
  1. Di banyak bursa, kinerja transaksi oleh perusahaan Anda (atau pihak ketiga yang melakukan dealing atas nama Anda) dijamin oleh bursa atau lembaga kliring (clearing house. Akan tetapi, jaminan ini mungkin tidak melindungi Anda, atau Pelanggan, dalam keadaan tertentu, dan mungkin tidak melindungi Anda jika kegagalan perusahaan Anda atau pihak lain memberikan kewajibannya kepada Anda. Berdasarkan permintaan, Perusahaan harus menjelaskan setiap proteksi jaminan kliring yang berlaku dan diberikan kepada Anda untuk setiap pertransaksian derivatif on-exchange yang ditransaksikan. Tidak ada lembaga kliring (clearing house) untuk opsi tradisional, maupun instrumen-instrumen off-exchange yang tidak ditransaksikan di bawah aturan yang diakui dan ditunjuk oleh bursa investasi.
Kebangkrutan
  1. Kepailitan atau kegagalan Perusahaan dapat menyebabkan penutupan atau penglikuidasian posisi tanpa sepengetahuan Anda. Dalam keadaan tertentu, Anda mungkin tidak bisa mendapatkan kembali aset yang telah diajukan sebagai jaminan dan Anda harus menerima pembayaran dari metode-metode yang tersedia, baik tunai atau dengan metode lainnya yang sesuai.
  2. Segregated Funds (dana-dana terpisah) merupakan subjek yang dilindungi oleh Applicable Regulations (peraturan-peraturan yang berlaku).
  3. Non-segregated Funds (dana-dana yang tidak terpisah) bukan merupakan subjek yang dilindungi oleh Applicable Regulations (peraturan-peraturan yang berlaku). Non-segregated Funds tidak akan dipisahkan dari uang Perusahaan dan akan digunakan dalam kegiatan usaha perusahaan, dan jika terjadi kebangkrutan, maka Anda akan dianggap sebagai kreditur umum./li>

4. Risiko Pihak Ketiga

Peringatan ini disampaikan kepada Anda sesuai dengan hukum yang berlaku.

  1. Perusahaan dapat memberikan uang yang diterima dari Pelanggan kepada pihak ketiga (contoh bank, pasar, broker perantara, counterparty OTC atau lembaga kliring) untuk menyimpan atau mengontrol dalam hal yang dapat memperngaruhi dengan Transaksi atau perorangan atau untuk memenuhi kewajiban Pelanggan dalam penyediaan jaminan (misalnya persyaratan margin awal) yang berhuhubungan dengan Transaksi. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas setiap tindakan atau kelalaian dari pihak ketiga kepada Pelanggan yang telah memberikan uangnya.
  2. Pihak ketiga, kepada siapa Perusahaan memberikan dana, dapat menyimpan dana tersebut di rekening omnibus dan dana tersebut tidak dapat dipisahkan dari dana Pelanggan, atau dana pihak ketiga. Jika pihak ketiga mengalami kebangkrutan atau hal-hal serupa lainnya, maka Perusahaan hanya dapat melakukan klaim tanpa jaminan (unsecured claim) terhadap pihak ketiga atas nama Pelanggan, dan Pelanggan akan terkena dampak risiko, bahwa dana yang diterima Perusahaan dari pihak ketiga mungkin tidak cukup untuk memenuhi klaim Pelanggan sehubungan dengan akun yang relevan. Perusahaan tidak berkewajiban atau bertanggung jawab atas kerugian yang dihasilkan.
  3. Perusahaan dapat menyimpan uang Pelanggan di dalam sebuah penyimpanan yang memiliki keperluan keamanan, lien (hak gadai) atau hak lain yang berkaitan dengan uang tersebut.
  4. Bank atau broker yang berkaitan dengan Perusahaan dapat memiliki kepentingan yang berbeda dengan kepentingan Pelanggan.
Scroll Top